Rahmat Saripudin's Weblog

for Better Education

SMA-SMK Boleh Naikkan Biaya Pendidikan

pada November 10, 2009
By Republika Contributor
Kamis, 05 November 2009 pukul 08:24:00

SURABAYA–Sebagai upaya mengimbangi kualitas pendidikan, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya memberikan izin kepada sekolah setingkat SMA dan SMK untuk menaikkan biaya pendidikan. Kebijakan dispendik ini, memang dikhususnya untuk sekolah SMA dan SMK, sehingga selain sekolah di jenjang tersebut tidak diperbolehkan.

Bagi sekolah setingkat SD dan SMP, dispendik memberikan kebijakan tegas untuk tidak menaikkan biaya pendidikan untuk para siswanya. ”Kebijakan ini memang diberikan hanya untuk sekolah setingkat SMA dan SMK, sedangkan SD dan SMP sama sekali tidak diperbolehkan menaikkan biaya pendidikan,” kata Kepala Dispendik Kota Surabaya, Sahudi di Surabaya, kemarin (5/11).

Kenapa sekolah SMA dan SMK masih diberi toleransi? Sahudi menjelaskan, kendati dana Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (Bopda) tahun ini ada kenaikkan, namun untuk SMA dan SMK memang masih memerlukan dana anggaran yang lumayan besar. Untuk itu, papar Sahudi, mereka diberi prioritas dengan diperbolehkannya menaikkan biaya pendidikan.

Sungguhpun begitu, Sahudi menjelaskan bahwa sekolah-sekolah SMA dan SMK yang akan menaikkan biaya pendidikan tentunya harus melalui mekanisme dan prosedur yang telah ditentukan dispendik. Misalnya, Sahudi memberikan contoh bagi sekolah yang akan menaikkan biaya pendidikan harus mengajukan proposal terlebih dahulu.

Setelah mengajukan proposal, papar Sahudi, tim dispendik akan melakukan verifikasi di lapangan. ”Yang jelas tim kami (dispendik –red) akan melihat tentang efektivitas serta alasan logis yang terkait dengan pengajuan menaikkan biaya pendidikan tersebut,” terang Sahudi sambil menambahkan dispendik tentunya akan memutuskan layak tidaknya sekolah bersangkutan menaikkan biaya pendidikan.

Sahudi mengakui bahwa selama ini SMA dan SMK memang dituntut untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya yang terkait dengan kualitas lulusannya. Dan, untuk itu, sambung Sahudi, memang memerlukan biaya yang lumayan besar. Dengan demikian, Sahudi berharap sekloah di jenjang SMA dan SMK terus melakukan inovasi dan kreativitas yang bisa menunjang terwujudnya kualitas pendidikan yang bagus.

Para lulusan SMA dan SMK, kata Sahudi, memang bisa langsung mencari kerja jika mereka tidak mampu melanjutkan ke perguruan tinggi. Itulah karenanya, tukas Sahudi, lulusannya harus dituntut punya kualitas yang memadai. ”Ya, ketrampilan dan keahliannya memang dituntut lebih baik,” ujar Sahudi.

Sehubungan dengan adanya kenaikan dana Bopda, Sahudi menjelaskan kenaikan bopda itu bukan otomatis program-program yang sudah berjalan anggaran bisa tetap. Menurut Sahudi, ada beberapa anggaran yang dihapus, di antaranya adalah biaya kunjungan ke luar negeri bagi Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). ”Untuk anggaran ini memang belum pernah dipergunakan, sehingga perlu dihapus,” tandas Sahudi. afa/taq

http://www.republika.co.id/berita/87166/SMA_SMK_Boleh_Naikkan_Biaya_Pendidikan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: