Rahmat Saripudin's Weblog

for Better Education

Pemerintah Akhirnya Integrasikan UN dengan SNMPTN

pada November 10, 2009
By Republika Contributor
Senin, 09 November 2009 pukul 17:24:00

JAKARTA–Pemerintah melalui Depdiknas akhirnya memutuskan pada tahun 2011 pelaksanaan dan hasil ujian nasional (UN) bisa dintegrasikan dengan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negri (SNMPTN).

Hal itu disampaikan Mendiknas Mohammad Nuh didampingi seluruh jajaran eselon I di lingkungan Depdiknas, dan Rektor Universitas Negri Surabaya yang juga Ketua Panitia SNMPTN  Haris Supratno, di Depidknas, akhir pekan lalu.

Dalam kesempatan itu, Ketua SNMPTN Haris Supratno mengatakan, pembuatan soal, pengawasan dan hal-hal lain sudah dilibatkan dalam pengawasan tes masuk, pembuatan soal, juga hal-hak yang kecil lainnya. Dan  mulai tahun ini pun PTN sudah dilibatkan dalam proses UN. Dari mulai pemuatan soal, distribusi, pelaksanaan, dan evaluasi. “Dengan pelibatan PTN, diharapkan pada 2010 UN sudah kredibel dan tidak usah tunggu 2012 untuk mengintegrasikan UN dengan SNMPTN,” ujarnya.

PTN sudah dilibatkan dalam UN mulai dari penyusunan soal ujian, cetak naskah, distribusi ke sekolah-sekolah, pengawasan ujian hingga scanning lembar jawaban ujian. “Tahun ini UN belum bisa dijadikan syarat masuk PTN,” cetus Haris.

Adapun Mendiknas mengungkapkan, baru saja bertemu dengan rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Unair, Unesa, ITS, Unram (universitas Mataram), dan UNY untuk membicarakan masalah ini. Masalah terintegrasinya UN dengan SNMPTN  merupakan salah satu isu strategis yang dikemukakan mendiknas baru dalam reformasi pendidikan di kabinet Indonesia Bersatu jilid II. 

Haris, yang juga merupakan rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengatakan, hal ini sebenarnya sudah disiapkan sejak 2008 saat mendiknas masih dijabat Bambang Sudibyo. Saat itu, ditargetkan pada 2012 hasil UN sudah bisa diintegrasikan dengan SNMPTN sehingga tidak usah ada ujian lagi untuk masuk PTN, cukup gunakan UN.

Di sisi lain Mendiknas mengungkapkan, program 100 hari yang terdiri dari penyediaan internet massal di 17.500 sekolah, penguatan kemampuan kepala dan pengawas sekolah, beasiswa PTN bagi 20 ribu siswa setingkat SMA yang berprestasi, dan kurang mampu serta kebijakan khusus bagi guru daerah terpencil.

Selain itu, program yang mesti selesai hingga Januari 2010 adalah penyempurnaan rencana strategis Diknas 2010-2014, pengembangan budaya dan karakter bangsa, pengembangan metodologi belajar mengajar dan membuat roadmap sinergi lembaga pendidikan dengan pengguna lulusan untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan. ant/eye

http://www.republika.co.id/berita/88114/Pemerintah_Akhirnya_Integrasikan_UN_dengan_SNMPTN


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: