Rahmat Saripudin's Weblog

for Better Education

Pengelolaan Riset di PT Perlu Perubahan

pada Agustus 12, 2009

By Republika Contributor/www.republika.co.id
Rabu, 22 Juli 2009 pukul 21:18:00

YOGYAKARTA — Pengelolaan riset di lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) di masing-masing perguruan tinggi (PT) perlu perubahan secara mendasar dan komprehensif untuk peningkatan mutu. “Upaya itu perlu dilakukan dengan menggunakan basis tata kelola yang baik, di antaranya ditempuh melalui penerapan standar mutu riset, sistem penjaminan mutu riset, dan sertifikasi reviewer,” kata Ketua LPPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dr Danang Parikesit di Yogyakarta, Rabu (22/7).

Ia mengatakan, dalam upaya menerapkan transparansi dan akuntabilitas administrasi serta tata keuangan pengelolaan riset, perlu dilakukan standardisasi kontrak dengan mitra dan kontrak dengan peneliti di perguruan tinggi. “Dengan upaya itu diharapkan akan semakin mempermudah para peneliti dalam mengajukan proposal riset yang pada gilirannya akan semakin menggairahkan kinerja riset dan pengabdian kepada masyarakat di perguruan tinggi,” katanya.

Upaya itu, menurut dia, diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan kolaborasi antara para peneliti dengan mitra-mitranya seperti industri, pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan internasional. Selain itu, juga dapat menghasilkan bentuk tata kelola riset yang dapat memberikan peningkatan secara berkelanjutan terhadap kualitas penelitian dan mampu memberikan manfaat bagi pemecahan masalah yang dihadapi oleh masyarakat.

Menurut dia, perubahan institusi pendidikan tinggi menjadi universitas riset sesuai dengan Higher Education Long Term Strategy (HELTS) 2003-2010 dari Ditjen Dikti, Depdiknas, telah menekankan, salah satu peran penelitian pada pendidikan tinggi adalah untuk meningkatkan daya saing bangsa. Perubahan paradigma tersebut sebagaimana perubahan yang terjadi di beberapa perguruan tinggi seperti Badan Hukum Milik Negara (BHMN) dan Badan Layanan Umum (BLU) menjadi Badan Hukum Pendidikan (BHP). “Dengan perubahan bentuk perguruan tinggi, menjadikan universitas riset tidak hanya memerlukan tantangan dalam pengelolaan universitas dan staf pengajarnya, namun juga memberikan perubahan yang signifikan dalam internal universitas,” katanya.

Ia mengatakan, LPPM UGM telah mempunyai berbagai pengalaman dalam pelaksanaan dan pengelolaan kerja sama riset dan pengabdian kepada masyarakat. Di antaranya terlaksananya program Hi-Link atas prakarsa UGM dengan dukungan dana dari Ditjen Dikti dan Japan International Cooperation Agency (JICA). “Selain itu, program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) juga telah terakreditasi ISO 9001-2000,” tuturnya.ant/bur


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: