Rahmat Saripudin's Weblog

for Better Education

ITB dan KRCB Ungkap Misteri Artefak Sungai Klawing

pada Agustus 12, 2009

By Republika Contributor/www.republika.co.id
Jumat, 10 Juli 2009 pukul 15:29:00

PURBALINGGA — Temuan artefak batu bersejarah di sepanjang Sungai Klawing menarik perhatian sejumlah dosen Institut Teknologi Bandung (ITB). Sejumlah dosen Fakultas Geologi ITB bersama Kelompok Riset Cekungan Bandung (KRCB) kembali melakukan penelitian artefak batu bersejarah di sepanjang sungai yang bermuara di sungai Serayu tersebut. Tim yang terdiri atas 12 orang itu melakukan riset susulan, Jum’at (10/7) dan Sabtu (11/7). ”Kami akan terus berupaya mengungkap misteri temuan artefak batu prasejarah dan batu mulia jenis ‘Le Sang Du Christ’ yang ditemukan di sepanjang Sungai Klawing,” kata Sudjatmiko, salah seorang anggota tim, Jumat (10/7).

Selain Sudjatmiko, anggota tim lainnya adalah Dr Ir Budi Brahmantyo MSc (Kepala Pusat pengembangan Pariwisata/P2PR ITB), Dr Ir A Tjipto Rahardjo (ahli fosil/dosen ITB), Dr Ir Johan Arif (ahli Prasejarah/dosen ITB), Drs T Bachtiar (dosen Uninus/penulis), Dr Ir RR Dhian Damajani (dosen Arsitektur ITB/desain grafis), Ir Iwan Darmasetiawan (ITB/praktisi arsitektur), Ir Andi SS Mubandi Dipl Eng (dosen Geologi Terapan ITB), Dr Ir Yunus Kusumahbrata (Kepala Museum Geologi Bandung/kurator), Ir Bandono MSc (dosen Geologi Terapan ITB), Mika Rizki Puspaningrum MT (Biologi ITB), dan Ir Ina Koswara MT (P2PAR ITB).

Sudjatmiko bersama mahasiswa Geologi Unsoed, beberapa waktu lalu menemukan temuan artefak batu prasejarah dan batu mulia jenis Le Sang du Christ’ serta batuan Panca Warna di tepian sungai itu. Batuan ini merupakan batu mulia yang memiliki kualitas tinggi dan banyak diburu penggemar batu. Tim juga menemukan 15 situs batu prasejarah. Situs-situs itu terserak di hulu Sungai Klawing, Sungai Tungtung Gunung, Sungai Laban bagian hulu dan hilir serta Sungai Kuning.

Kepala Bagian Informasi Media, Prayitno mengatakan, dari 15 situs yang ditemukan terdapat ratusan artefak batu prasejarah yang kini disimpan di sebuah workshop di Pasir Luhur, Jawa Barat. Ia menyebtukan benda-benda prasejarah itu di antaranya, sisa-sisa industri gelang yang diperkirakan berasal dari budaya Neoliticum yang berusia 1.000-6.000 tahun, kapak perimbas, kapak penetak, dan lainnya.

Selain benda-benda arkeologis, di sepanjang aliran sungai-sungai itu juga banyak ditemukan benda-benda geologi berupa batu-batu mulia, seperti Heliotrope (matahari berputar), atau biasa juga disebut Pierre du sang du Christ (batu darah Kristus).

Dia menjelaskan, di sungai-sungai itu, keberadaan benda-benda arkeologi dan sumber daya artefak tercampur aduk dengan benda geologi berupa bahan mentah batu mulia. Masyarakat Batu Mulia Indonesia memperkirakan, puluhan ton batu mulia, terutama jenis Jasper Hijau telah dieksplorasi dari sungai-sungai di Purbalingga itu. wid/bur


One response to “ITB dan KRCB Ungkap Misteri Artefak Sungai Klawing

  1. GemStoneLover mengatakan:

    Wow kalo begitu saya mau pergi ke Purbalingga dong untuk cari batu2 an mulia disana kali aja dapat lumayan buat tambah2 koleksi saya he he he!…

    Any way nice Blog you got here Awesome story love it!.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: