Rahmat Saripudin's Weblog

for Better Education

Distribusi Guru Masih Menumpuk di Perkotaan

pada Agustus 12, 2009

By Republika Contributor/www.republika.co.id
Jumat, 07 Agustus 2009 pukul 13:46:00

JAKARTA–Pemerintah mengakui bahwa distribusi guru di Indonesia masih belum merata. Dari sekitar 2,7 juta guru sebagian besar masih menumpuk di daerah perkotaan.

”Ini adalah dampak otonomi, kebijakan distribusi guru ada di pemerintah daerah kab/kota, bukan lagi di pusat,” ujar Dirjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Depdiknas Baedhowi di sela ‘Temu Ilmiah Nasional Guru’ di kampus Universitas Terbuka (UT), Jumat (7/8).

Menurut Baedhowi, pemerintah daerah (pemda)-lah yang memiliki kewenangan untuk mengangkat seorang guru. Jika ada penumpukan guru di suatu wilayah, lanjut dia, Depdiknas hanya bisa memberi surat edaran untuk memperhatikan soal distribusi guru agar lebih merata. ”Dulu kami bisa mengawasi dan mengatur serta menganggarkan dana hingga per sekolah, sekarang tak bisa lagi,” jelasnya.

Namun Baedhowi menyarankan, untuk mengatasi persoalan distribusi guru di daerah pedesaan dan terpencil, pemda dapat mengangkat guru SD lulusan D2 PGSD yang sedang mengambil S1 kependidikan maupun nonkependidikan minimal dua semester. Ia memperkirakan jumlah guru di daerah terpencil hanya mencapai antara 30 ribu hingga 50 ribu guru. ”Jumlahnya bisa naik turun, karena guru di daerah terpencil kerap bergeser ke tempat lain,” cetusnya.

Baedhowi menambahkan, untuk mendorong agar para guru di daerah terpencil bisa merasa nyaman dan sejahtera, pemerintah telah menganggarkan agar guru di sana mendapat tunjungan daerah khusus yang besarnya bervariasi. Tunjangan ini di luar gaji pokok dan tunjungan profesi. ”Guru untuk masa kerja nol tahun bisa menerima gaji minimal Rp 2 juta per bulan,” tegasnya. eye


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: