Rahmat Saripudin's Weblog

for Better Education

TAHAN DIGUNCANG GEMPA

pada Februari 25, 2009

Gempa bumi merupakan bencana alam yang paling menakutkan bagi manusia, baik secara alami ataupun akibat manusia yang lebih frontal. Hal ini akibat kita selalu mengandalkan tanah tempat kita berpijak di bumi sebagai landasan yang paling stabil yang bisa selalu dalam keadaan diam dan menopang kita. Begitu terjadi gempa bumi, kita tiba-tiba menyadari bahwa tanah yang kita pijak tersebut ternyata bisa kehilangan stabilitasnya sehingga mampu menelan korban.

Untuk mencegah terjadinya kerugian besar akibat hancurnya bangunan-bangunan penting, para ilmuwan juga mengembangkan teknologi untuk memperkuat bangunan sehingga dapat bertahan dari serangan gempa bumi. Negara-negara yang sering diserang gempa bumi seperti Jepang sudah banyak menggunakan teknologi ini pada gedung-gedung dan bangunanbangunan besar. Salah satu teknologi yang gencar dikembangkan adalah penggunaan cairan MagnetoRheological atau disebut juga MR fluid untuk meningkatkan stabilitas bangunan saat terjadi gempa.

Cairan ini berwarna keabuabuan dan tampak agak mengkilat seperti minyak. Massa jenis (densitas) cairan istimewa ini tiga kali lebih besar dari densitas air (densitas air pada temperatur normal sekitar 1 g/mL). Fluida ini tersusun dari partikel-partikel besi yang mengandung gugus karbonil, cairan pelarut, dan bahan-bahan aditif lainnya. Partikel-partikel besi (carbonyliron) yang sangat halus ini memiliki diameter 3-5 μm (1 μm = 10-6 meter). Cairan MR mengandung 20-40% partikel-partikel besi ini. Kumparan elektromagnet ditempatkan di dalam damper untuk mengendalikan fluida MR. Sekitar lima liter fluida dapat ditampung oleh damper.

Bangunan juga dilengkapi dengan sensor getaran yang langsung mengirimkan sinyal pada komputer (saat ada getaran) supaya mengalirkan listrik pada damper. Damper bergerak-gerak dan mengeluarkan gaya untuk melawan getaran gempa. Fluida MR yang sudah berubah jadi padatan dapat menambah besarnya gaya yang bisa dihasilkan damper ini. Semakin besar getaran semakin besar pula arus listrik yang mengalir sehingga medan magnet yang tercipta semakin kuat. Kuatnya medan magnet ini menyebabkan semakin kerasnya padatan yang terbentuk sehingga damper bisa menghasilkan gaya yang lebih besar untuk melawan getaran gempa.

Saat getaran gempa berhenti, komputer menghentikan aliran listrik pada elektromagnet sehingga medan magnetnya hilang dan padatan MR berubah kembali menjadi fluida. Hebatnya lagi, damper yang dilengkapi fluida MR ini dapat pula digunakan dalam kehidupan sehari-hari sebagai penyerap getaran pada berbagai peralatan elektronik seperti mesin cuci, dan sebagai shock absorber pada mobil. (Yohanes Surya/rmb)

sumber: http://www.mediaindonesia.com/webtorial/pojokfisika/?ar_id=MjQzMw==


2 responses to “TAHAN DIGUNCANG GEMPA

  1. mamas86 mengatakan:

    Wahhhh … penemuan yang sangat bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia… Cuma kalau pas terjadi gempa pas listrik PLN padam gimana jadinya…

  2. ikak mengatakan:

    Canggih…saluut bgt..kira-kira Indonesia dah bisa bikin seperti itu ga ya,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: