Rahmat Saripudin's Weblog

for Better Education

Belasan Ribu Guru Kabupaten Malang Belum Bersertifikasi

pada Oktober 8, 2008

MALANG–MI: Sedikitnya 19.181 orang guru atau 91,2 persen dari 21.030 guru, baik negeri maupun swasta, yang ada di Kabupaten Malang, Jawa Timur, masih belum bersertifikasi (tidak memiliki sertifikat) profesi guru.

Kepala Bidang Tenaga Teknis Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabupaten Malang, Drs. C.H. Fathoni mengakui, dari total guru sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Malang yang telah menyelesaikan program sertifikasi hanya 1.849 orang atau sekitar 8,79 persen.

“Guru yang belum bersertifikat atau sejumlah 19.181 itu akan diikutkan ujian sertifikasi secara bertahap, sambil menunggu jumlah kuota yang diberikan oleh Diknas pusat dengan kualifikasi priortitas bagi guru yang masa kerjanya di atas lima tahun,” katanya menambahkan.

Ia mengakui, program sertifikasi guru tersebut sangat penting guna meningkatkan standar kualitas pendidik sehingga profesi guru bisa disejajarkan dengan profesi lainnya sebagai tenaga profesional.

Selain program sertifikasi, kata dia, upaya lain untuk meningkatkan kualitas guru di daerah itu adalah peningkatan akademik guru menjadi strata 1 atau diploma 4 serta berbagai program lain, seperti peningkatan kompetensi, pembinaan karier, pemberian tunjangan, memberikan penghargaan, dan perlindungan guru.

Sertifikasi guru melalui uji kompetensi, kata Fathoni, tetap memperhitungkan pengalaman profesionalitas guru melalui penilaian portofolio guru yang terdiri atas 10 komponen yang dinilai oleh perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi guru.
Pada tahun 2008, kabupaten setempat mendapat kuota sebanyak 1.807 guru, dan tahun 2009 diharapkan bertambah sehingga dalam kurun waktu tiga atau empat tahun ke depan semua guru di daerah ini sudah bersertifikat, katanya.

Jumlah total guru di Kabupaten Malang yang tercatat secara resmi sebanyak 20.809 orang dengan rincian 11.434 guru negeri dan 9.375 guru swasta. “Laporan terakhir yang kami terima ada 21.030 guru, tetapi yang tercatat baru 20.809 orang sehingga ada selisih 221 guru dan akan kami lakukan pendataan ulang,” katanya. (Ant/OL-02)

sumber:www.mediaindo.co.id


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: