Rahmat Saripudin's Weblog

for Better Education

125 Ribu Siswa di Bali Terancam Putus Sekolah

pada Oktober 5, 2008

Penulis : Ruta Suryana

DENPASAR–MI: Sekitar 125 ribu siswa dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah di Bali terancam putus sekolah alias drop out (DO). Mereka berasal dari keluarga miskin yang tak mampu membayar biaya sekolah.

Berdasarkana data yang ada di Dinas Pendidikan Provinsi Bali, saat ini di seluruh Bali tercatat 125.809 orang siswa usia 6-18 tahun berasal dari keluarga miskin.

Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Bali, TIA Kusuma Wardhani, saat dikonfirmasi membenarkan besarnya angka siswa sekolah dari keluarga miskin di Bali. Kabupaten Buleleng menduduki posisi tertinggi dengan 41.505 siswa miskin, disusul Karangasem 38.192 siswa dan Bangli 10.660 siswa. Sementara kabupaten lainnya masih memiliki di bawah 10 ribu siswa.

“Dari sebaran angka per kabupaten/kota itu, kita bisa memprediksikan ancaman pelajar putus sekolah tertinggi itu ada di Kabupaten Buleleng, Karangasem dan Bangli,” kata Kusuma Warsdhani, Rabu, Rabu (24/9).

Meski prediksi itu cukup tinggi, namun Wardhani masih berharap angka putus sekolah tidak sampai setinggi tersebut. “Sebab dari pengalaman selama ini, angka siswa putus sekolah di Bali tidak terlalu tinggi. Yakni tahun lalu tercatat 1.686 orang. “Kami inginkan semua anak di Bali diupayakan bisa mengecap pendidikan formal minimal hingga lulus SMP atau bisa menuntaskan program Wajib Belajar (Wajar) Sembilan Tahun,” katanya. (RS/OL-06)
sumber: http://www.mediaindonesia.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: